Ini Alasan Kenapa Bus Ada yang Tanpa Pintu di Bagian Pengemudi

JAKARTA, KOMPAS. com – Kendaraan pada umumnya memiliki kemungkinan untuk akses pengemudinya. Namun berbeda halnya dengan bus, beberapa unit tidak menyertakan pintu dibagian sopir, sehingga masuk lewat pintu penumpang.

Ketentuan bus tanpa pintu pengemudi ini sebenarnya segar berlaku sekitar tahun 2000-an. Karena untuk bus-bus lama, masih tersedia yang memiliki pintu pengemudi. Berantakan apa alasannya ada ketentuan bus tanpa pintu pengemudi ini?

Development Design karoseri New Armada Deddy Hermawan mengatakan, untuk karoseri, ada ketentuan yang disosialisasikan untuk membuat pintu pengemudi pada bus bermesin belakang maupun pendahuluan.

Baca juga: PO Ciling Borong Empat Bus Baru dibanding Karoseri Laksana

Bus AKAP PO STJ solotigo. com Bus AKAP PO STJ

“Untuk bus bermesin depan, dapat dilengkapi dengan kemungkinan pengemudi, tetapi hanya dapat dibuka oleh teknisi. Sedangkan bus mesin belakang tidak dilengkapi dengan kemungkinan pengemudi, ” ucap Deddy pada Kompas. com , Sabtu (19/12/2020).

Untuk alasannya, agar pengemudi nantinya lebih bertangung tanggungan terhadap keselamatan penumpang. Jika mengindahkan pintu pengemudi, ada peluang kabur dari tanggung jawab jika terlibat dalam kecelakaan.

Namun saat ini masih ada saja bus dengan mesin belakang dengan memiliki pintu pengemudi. Tentu selalu hal ini tidak dibenarkan, bagian karoseri sendiri pun selalu menekankan arti pentingnya regulasi kepada kostumer.

Baca selalu: Sosialisasi buat Penumpang Bus AKAP Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Antigen

“Selalu kita ikuti peraturan dari pemerintah, mengenai jika memakai pintu pengemudi, itu adalah permintaan dan tanggung berat dari kostumer. Desain yang kita keluarkan mengikuti regulasi yang aci, ” kata Deddy.

Jika kostumer meminta bus secara pintu pengemudi, harus membuat tulisan pernyataan. Selain itu juga mengindahkan pintu pengemudi seharusnya menyalahi peraturan yang ada dan seharusnya ditindak oleh petugas yang berwenang.