Letak Duduk Nyaman, Road Trip Liburan Nataru pun Jadi Aman

JAKARTA, PETUNJUK. com – Tidak sedikit orang yang memilih buat berkendara jarak jauh ke luar kota menggunakan mobil pribadi masa libur Natal dan Tahun Pertama ( Nataru). Agar tetap aman selama perjalanan, tentu banyak peristiwa yang perlu diperhatikan.

Salah satunya yang harus diutamakan adalah posisi duduk. Jika gaya duduk sudah nyaman, maka pemfokusan atau saat mengemudi pun bakal lebih baik. Sehingga, bisa meminimalisasi risiko kecelakaan yang diakibatkan sebab hilangnya fokus.

Baca juga: Jaga Kebersihan Mesin Sebelum Ditinggal Liburan Nataru

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), mengatakan, posisi duduk saat mengemudi ialah kunci utama kebugaran. Selain enak, yang terpenting adalah sirkulasi pembawaan tidak terhambat.

Posisi mengemudi ideal yang dipraktekan saat Honda Safety Driving Clinic di kawasan Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (15/7/2018). Kompas. com/Alsadad Rudi Posisi mengemudi ideal yang dipraktekan saat Honda Safety Driving Clinic di kawasan Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (15/7/2018).

“Dengan posisi duduk yang benar, pengemudi juga akan lebih terampil dalam mengolah kemudi dan alat-alat yang ada, ” ujar Jusri, saat dihubungi Kompas. com, kaum waktu lalu.

Jusri menambahkan, posisi duduk harus benar-benar ergonomis. Pastikan punggung menempel dengan back rest. Atur posisi duduk sebelum pekerjaan, posisikan salah satu tangan dalam arah jam 12 setir. Bila sudah lurus, berarti posisinya telah pas.

“Setelah mengatur posisi badan, dilanjutkan dengan posisi kakinya. Jusri menyarankan agar bersantai jangan terlalu menekuk. Setelah itu, posisi tangan terhadap setir selalu perlu diperhatikan, ” kata Jusri.

Baca pula: Jelang Nataru 2021, Konsumsi Pertamax di Tol Trans Sumatera Terbang

Jusri membaca, dalam posisi normal, tangan kiri diletakkan di jam 10, lengah kanan jam 2, ini untuk lingkar kemudi sekitar 13 inci. Kalau lebih besar, di akan jam 9 dan jam 3, kedua tangan akan menekuk sedikit. Dengan begitu, posisi tubuh telah bisa dibilang ergonomis.

Jusri juga menyarankan untuk menyusun posisi head rest agar jangan diletakkan di bawah telinga. “Pastikan segaris dengan telinga. Sehingga, masa ada benturan dari belakang, head rest bisa melindungi leher secara maksimal, ” ujar Jusri.