Tips Cuci Mobil agar Kondisi Pewarna Tetap Terjaga

JAKARTA, KOMPAS. com – Musim hujan masih melanda beberapa kota di Nusantara. Setelah mobil terkena hujan, benar sebaiknya dibilas dengan air bersih. Kalau ada uang lebih, membersihkan di tempat cuci mobil pula bisa menjadi pilihan.

Namun, bagi yang sedang berhemat, mencuci mobil sendiri di sendi bisa menjadi alternatif. Mencuci mobil di rumah bukan berarti bisa sembarangan, karena kualitas cat bodi mobil bisa menurun jika lupa melakukannya.

Kepala Bengkel Body & Paint Auto2000 Sunter Yuly Kridiawan akan membagikan kira-kira tips bagi yang ingin membasuh mobilnya di rumah. Tips prima adalah memilih waktu yang positif untuk cuci mobil.

Menyuarakan juga: Segini Kisaran Denda Tilang Elektronik untuk Pengemudi Motor

Ilustrasi mencuci mobil Hakase_ Ilustrasi mencuci mobil

“Pemilihan waktu basuh bisa pagi atau sore hari karena matahari belum terik, selain itu dilakukan di tempat dengan teduh, ” ucap Yuly kepada Kompas. com , Jumat (22/1/2021).

Kedua, pilih sabun dengan kadar detergen yang rendah dan tidak menyimpan bahan kimia yang keras semacam pada sabun colek atau cuci piring. Pemilihan sabun yang salah akan merusak lapisan cat kalau sering dilakukan.

“Ketiga, menyiapkan alat pendukung seperti perut ember, dua spons, sikat nylon, sikat gigi, kanebo atau plas chamois , serta lap microfiber , ” kata Yuly.

Menangkap juga: Suzuki Carry Bersolek, Pasang Bumper Kapak dan APAR di Awal 2021

Kemudian persiapan mencuci mobil, daya kedua ember dengan air serta sabun lalu campur. Ember perdana untuk bagian bodi dan utama lagi untuk roda atau terowongan. Sebelum dilap dengan sabun, siram satu sisi mobil dengan minuman mengalir.

“Tujuannya agar bersih dari partikel kecil sesuai batu dan debu. Lalu dilanjutkan dengan membasuh dengan sabun menggunakan spons. Jangan biarkan sabun sungguh-sungguh lama menempel di bodi, lekas siram dengan air, ” ucapnya.

Setelah itu, sendat mencuci bagian roda dengan ember yang berbeda. Alasan dua ember dipisah ini karena ada kemungkinan roda lebih banyak kotoran dengan kasar, sehingga menghindari lecet di dalam bagian bodi karena memakai spons yang sama.

Ilustrasi autolavaggioeuropa Sketsa

“Proses pencucian dikerjakan bertahap dari sisi ke sisi. Tujuannya agar tidak ada pengendapan kotoran ataupun sabun pada periode kendaraan, ” kata dia.

Setelah pencucian selesai, lekas basuh dengan kanebo dan dilanjutkan dengan lap microfiber . Hal ini dilakukan buat menghindari pengendapan air yang mengakibatkan water spot atau yang biasa disebut dengan jamur.