Yamaha Akui Bakal Sulit Move On dari Valentino Rossi

JAKARTA, KOMPAS. com – Perpindahan pebalap legenda MotoGP Valentino Rossi sebab tim pabrikan Yamaha ke Petronas Yamaha SRT menyisakan kesedihan tersisih bagi Lin Jarvis, Managing Director Yamaha Motor Racing.

Lin Jarvis mengaku takkan tersedia lagi pebalap yang sanggup bagaikan Rossi, berada dalam satu awak dalam kurun waktu yang lama.

Sebagai informasi, Valentino Rossi mulai bergabung dengan tim Yamaha sejak tahun 2004-2010 sesudah kepindahannya dari tim Repsol Honda HRC pada tahun 2003.

Baca juga: Dipecat Yamaha, Jorge Lorenzo Mau Masuk Dunia Televisi

Selama berkiprah dengan tim Yamaha, Pebalap yang mendapat julukan The Doctor berhasil merebut juara dunia pada tahun 2004, 2005, 2008 dan 2009.

Pada tahun 2011, Valentino Rossi memutuskan untuk alih ke Ducati. Namun, saat dirinya di Ducati, pebalap asal Italia itu sedikit mengalami kemunduran di dalam hal performa di lintasan dengan memaksanya kembali ke Yamaha di dalam tahun 2013 sampai tahun 2020.

Lin Jarvis dan Valentino Rossi. MOTORCYCLENEWS. COM Lin Jarvis dan Valentino Rossi.

Lin Jarvis mengatakan, MotoGP 2020 ibarat sebuah roller coaster untuk Yamaha dan Rossi, karena itu merupakan musim terakhir mereka bersama. Dirinya akan selalu mengingat setiap perkara di MotoGP bersama Valentino Rossi.

“MotoGP 2020 adalah musim ke-15 Valentino bersama tim pabrikan Yamaha. Saya memiliki kenangan yang benar jelas tentang tahun-tahun itu. Ada pasang surut, seperti selayaknya saya berada di sebuah roller-coaster , ” ucap Jarvis, dikutip dari Speedweek , Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Marquez Sedang Cedera, Dorna Enggan Berikan Honda Kompensasi

Menurut Lin Jarvis, setiap memori dengan lalui bersama Rossi adalah kenangan yang sangat mengesankan. Ia kendati mengaku tidak akan bisa melengahkan Valentino Rossi begitu saja.

“Bersama Yamaha, Rossi lulus mengumpulkan prestasi yang sangat memesona. Dia mampu merebut empat melangsungkan gelar Kejuaraan Dunia MotoGP, hadir di 255 balapan Grand Prix, meraih 56 kemenangan, dan terangkat di 142 podium. Sungguh mengagumkan betapa banyak prestasi yang tempat raih selama bersama kami, ” tambahnya.

Sayangnya saat terakhir Valentino Rossi dengan awak pabrikan Yamaha ditutup dengan perolehan yang kurang menyenangkan. Rossi malah mendapatkan catatan terburuknya selama hadir di kelas MotoGP di musim 2020 ini.